RSS

S Y U K U R

25 Sep

Pernah gak dengar orang berkata seperti ini: “hari gine…? mana ada yang gratis?” ?

Gak munafik deh…, aku kadang kalo lagi becanda sama teman2 juga sering berkata seperti ini. Ini bahasa sehari2 yang cukup populer saat ini, apalagi di zaman sekarang yang semuanya serba muahhall. Sampai2 kita lupa bahwa sebetulnya masih banyak yang gratis. Astaghfirullahal’azim.

Bagaimana tidak, seluas jagad raya ini adalah kepunyaan Allah. Allah maha kaya, juga gak pernah pelit. Sadarkah kita bahwa yang sering pelit itu justru sebenarnya manusia. Bahkan dengan berkata: “hari gine…? mana ada yang gratis?” aja, itu sudah jadi gambaran bahwa sesungguhnya kita sudah pelit untuk bersyukur pada Allah. Siapa bilang gak ada yang gratis? Berapa banyak oxygen yang kita hirup tiap hari, Allah tak pernah pungut bayaran. Berapa banyak cahaya matahari yang kita butuh tiap hari, Allah gak pernah suruh kita bayar iuran. Semua panca indra kita yang alhamdulillah masih sehat & berfungsi dengan baik, apakah tiap kita bisa mendengar & melihat sesuatu, Allah suruh kita bayar pajak? Ternyata tidak. Yang Allah minta hanya…supaya kita tidak lupa bersyukur dan tidak lalai akan nikmat2nya.

Aku pun sadar, kadang aku juga sering lupa akan smua ini. Takut rasanya setelah ingat. Astaghfirullahalazim…3x.

Iklan
 
3 Komentar

Ditulis oleh pada 25 September 2008 in Uncategorized

 

3 responses to “S Y U K U R

  1. vadelin

    26 September 2008 at 4:02 am

    Bismillahirrahmanirrahiim
    Iqra’! bacalah
    Bacalah dengan nama Tuhan Mu
    (sepenggal ayat al-isra’ / Alqur’an)

    Maha suci Allah dia Al-qudus, dia YMh Mensucikan
    Allah mensucikan hati2 yang sering kufur akan nikmatNYA

    Al-hayyum dia Allah YMh Menghidupkan
    bukan oxygen yang memberi kita kehidupan tapi, adalah zat yang menciptakan udara itu.

    An-Nur dia Allah YMh bercaha
    bukan matahari dan bulan yang menerangi kita, namun zat yang pencipta matahari dan bulan itu

    Al-Ghafar dia Allah YMh Pengampun
    tiada dosa yang tidak terampuni kecuali syirik, kepada NYA kita mohon ampunan

    ada 99 asam’ul husna, nama-nama yang indah milik Allah, kepada dia Al-Syakur kita bersyukur masih dimudahkan lidah ini menyebut namanya, mengingat namanya, melihat keagungan (Adziim) NYA

    Semoga kita tergolong orang-orang selamat & diselamatkan,
    amin ya Salam, dari mu lah datang segala keselamatan.

     
  2. che11

    16 Oktober 2008 at 4:41 am

    selamat ya..blognya bagus juga…
    Ya dengan rasa syukur yang dalam kita segera sadar bahwa kita tidak pantes lagi untuk mengeluh…

     
  3. lelly a.k.a kolel

    16 Oktober 2008 at 6:35 am

    That’s right fren …

    kita byr pjk, ga byr premi, gk byr insurance or sgl macemny seperti yang diminta manusia sbg balasan atas jasa yg dikasih ke manusia lain ..

    Allah banyak kasih yang gratisan , karena Allah Arrahman, Maha Pemurah …

    Apakah Allah hanya meminta kita untuk bersyukur dan tidak lalai akan nikmat2 Nya ?

    Rasanya kurang tepat yah …. soalnya klo Allah SWT gak meminta balasan kok, kita tidak diminta untuk bersyukur karena manusia adalah hamba Nya, Allah tidak membutuhkan ibadah kita, tidak membutuhkan kebaikan kita, tidak membutuhkan rasa syukur kita, karena Allah adalah Maha segalanya.

    Justru kita yang butuh bersyukur, klo ingin ditambah nikmat oleh Nya, justru kita yang butuh ibadah kalo kita ingin diliputi oleh rahmat Nya, justru kita yang butuh Allah SWT, karena tanpa rasa syukur kita , tanpa ibadah kita, keMaha Agungan Allah takkan berkurang sedikiiiiiiiiiiiiiiiiiiiit pun.

    Kira2 begitu deh menurut ku fren. Maaf klo ada salah kata, manusia penuh dengan khilaf termasuk yang komen ini. Mudah2an Allah selalu melindung kita . Amiiin ….

     

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: