RSS

EATING STEAK MANNER

02 Jan

Assalamualaikum ya akhi ya ukhti. Salam salam hai saudaraku, smoga Allah merahmatimu, salam salam wahai smua, semoga hidup jadi bahagia. Bila hati terasa sedih bila jiwa terasa hampa mungkin kita sudahlah lupa, berzikir tenangkan jiwa……

(ya…, mungkin banyak rekans yang gak asing dengan kata2 ini, karena ini adalah cuplikan lirik lagu “Assalamualaikum” dari Opick.)

Sebelumnya aku ingin mengucapkan “Slamat Tahun Baru 1 Muharam 1430 Hijriah (maaf agak terlambat). Sesuai lirik diatas, semoga di tahun baru ini kita semakin mempererat tali silaturahmi, senantiasa dirahmati Allah, serta semakin memperbanyak zikir kepadaNYA. Amin.

Beberapa waktu lalu ada hal menggelikan yang tiba-tiba melintas di pikiran ini. Tentang tata cara makan steak. Yah….steak..! Semua pasti tau donk, dan mungkin ada rekans yang sampai menggemari makanan ini. Enak memang! Ada yang disajikan secara biasa, ada pula yang penyajiannya dengan hot plate. Tapi, bagaimanapun “piring” nya, instrumen wajibnya tetaplah pisau & garpu. Sebenarnya bukan hanya ketika makan steak, mungkin ada beberapa menu makanan lainnya yang instrumen wajibnya pisau dan garpu. Pizza misalnya, walaupun kadang kalau kita makan pizza sendiri d rumah, gayanya to the point saja, gak pakai acara pisau-garpu segala. Tapi kalau di resto, jaim dikit boleh donk… Heheehe…

Aku baru ingat, dulu waktu makan pizza bareng sodara sodara, aku makannya pakai pisau & garpu, dan dengan santainya kupegang pisau di tangan kiri dan garpu di tangan kanan. Karena aku berpikir, memasukkan makanan ke mulut kan harus pakai tangan kanan, makanya garpu kupegang di kanan. Ternyata apa yang kupikir waktu itu dianggap salah secara umum, karena salah seorang saudara tertawa tawa kecil melihat gaya makanku yang terbalik itu, sebab seharusnya pisau lah yang di kanan & garpu yang di kiri. Konon sih begitu
manner nya yang berlaku secara umum. Setelah itu, aku ikuti aturan tersebut. Setiap kali makan pizza atau steak, aku sudah melakukannya dengan tata cara “benar” tadi (ada alasannya kenapa kata-kata benar kuberi tanda kutip, karena itu bacalah tulisan ini sampai habis).

Setelah beberapa tahun kemudian, suatu ketika Mama pulang dari menghadiri Majelis Taqlim. Beliau bercerita tentang ceramah yang disampaikan ustazd di mesjid tadi. Salah satunya adalah tentang tata cara makan & minum yang diajarkan oleh junjungan kita Rasulullah SAW. Rasul mengajarkan bahwa setiap makanan yang masuk ke mulut itu, haruslah dengan tangan kanan, karena orang yang makan dengan tangan kiri adalah temannya syaitan (kecuali jika tangan kanan kita betul betul dalam keadaan darurat). Termasuk minum. Andai tangan kanan kita misalnya terlalu kotor untuk memegang gelas dan terpaksa harus dengan tangan kiri, maka caranya adalah pegang gelas dengan tangan kiri, lalu taruh punggung tangan kanan kita di bawah gelas, seolah-olah tangan kananlah yang menuntun tangan kiri untuk menuntun kita minum. Rekans pasti pernah melihat orang minum dengan cara seperti ini.

Lalu bagaimana nih kalau kasusnya ketika kita makan steak?? Jika kita pegang garpu di tangan kiri, kita akan dianggap salah bahkan tidak sopan oleh etika umum. Benarkah????? Atau justru etika umum yang slama ini kita pakailah yang sebetulnya tidak sopan?

Cerita berikutnya; konon para mahasiswa yang kuliah di Teknik Industri punya suatu mata kuliah yang namanya “Analisa Perancangan Kerja”. Dalam mata kuliah ini salah satu topik bahasannya adalah tentang ‘peta tangan kiri & tangan kanan’. Dimana intinya yaitu bagaimana dalam melakukan suatu pekerjaan tangan kiri & tangan kanan kita bisa sama-sama berfungsi optimal. Jadi tidak salah satunya saja yang dominan, tapi keduanya.

Mari kita coba menggabungkan dua ide diatas (nasehat Rasulullah & konsep tangan kiri dan tangan kanan-nya orang teknik industri). Manner yang kita jalankan selama ini, mungkin alasannya adalah karena si garpu ini posisi mutlaknya adalah di tangan kiri, buktinya kalau kita makan pakai sendok, kan garpu di kiri. Atau mungkin juga supaya lebih memudahkan kita untuk memotong makanan maka pisau dipegang tangan kanan. Coba bayangkan sulitnya kita memotong makanan dengan tangan kiri…?!! Jujur aku sendiri sudah pernah mencoba, namun karena tidak terbiasa jadi…ya…sangat sulit. Tapi ingat, sulit bukan berarti tidak mungkin kan? Seandainya kita berhasil, jadilah tangan kiri kita juga bisa berdaya guna positif, dan sunnah rasul pun terpenuhi. Atau kalau ternyata terlalu sulit, mungkin bisa saja pisau tetap kita pegang di kanan & garpu di kiri, namun hanya pada saat kita memotong-motong makanan, setelah itu letakkan pisau, lalu pegang garpu di kanan, dan makanlah. Sangat rumit kan? Memang. Karena itu buatlah pilihan, mau rumit atau mau memberdayakan tangan kiri?! Up to You..!

Kita tidak tahu dari mana sebenarnya manner / tata cara makan seperti ini. Memang kelihatannya sangat sopan, tapi maaf…benarkah ini masih akan lazim kita terapkan apabila kita mempunyai identitas sebagai seorang muslim? Ataukah selama ini kita hanya ikut-ikutan? Maklum moral masyarakat kita sudah banyak yang
western minded. Mungkin sudah waktunya kita kesampingkan rasa malu yang dikarenakan takut dianggap tidak sopan oleh orang banyak karena gaya makan yang terbalik. Ridho sejuta umat tak akan menambah pahala kalau tidak diiringi dengan ridho Allah. Ingat rekans:

sesuatu yang umum itu belum tentu baik, tapi sesuatu yang baik sudah seharusnya diberlakukan secara umum

Bukankah Rasulullah sudah menasehati kita, maka sudah seharusnya kita jalankan nasehat beliau dengan niat mencari ridho Allah.

Rekans mungkin banyak yang berpikir bahwa terlalu sepele jika aku mempermasalahkan hal ini, bagaimanapun tata cara makannya, yang penting kita makan steak yang dagingnya daging ayam atau daging sapi, dan bukan daging babi…! Namun aku berpikir, akan lebih baik makanan yang halal dimakan dengan tata krama yang baik.

Selanjutnya, silahkan jika ada ide lain.

Iklan
 
2 Komentar

Ditulis oleh pada 2 Januari 2009 in Uncategorized

 

2 responses to “EATING STEAK MANNER

  1. ratna

    25 November 2012 at 4:35 pm

    Assalamu alaikum wr.wb..
    saya telah membaca pada artikel yang lain tentang tata cara makan steak, yang ternyata ada 2 cara yaitu cara amerika dan eropa.
    saya berpikir , solusi yang baik untuk kita kaum muslimah dalam cara makan steak adalah dengan tata cara amerika, yaitu:
    1. Pisau di sebelah kanan, garpu di sebelah kiri
    2. Tahan daging dengan garpu dan potong kecil2 menggunakan pisau
    3. Letakkan pisaunya, ganti garpu ke tangan kanan baru mulai makan
    4. Makan menggunakan garpu di tangan kanan sementara posisi garpu menghadap ke atas saat menyuap daging masuk ke mulut…

    jadi, dengan cara amerika kita dapat makan makanan yang halal dimakan dengan tata krama yang baik.

     
    • Velina

      4 Desember 2012 at 6:12 pm

      Waalaikumsalam wr.wb.

      Ok. Terima kasih. 🙂

       

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: