RSS

Adikku sayang…

15 Agu

Usia 18 thn, mungkin bisa dikatakan usia peralihan dari remaja menuju dewasa. Gw tuh punya adek (sepupu) perempuan se-usia ini. Berarti dia bukan remaja lagi, tapi juga belum dewasa. Lalu…, apakah dia alay??? Hehehe…. Karena tren anak indonesia jaman sekarang itu, fase menuju kedewasaan seringkali diawali dengan fase alay. Yang ciri- cirinya, kalau berfoto bibirnya miring kiri atau miring kanan, mulut nganga, jari ngetril sana sini, poni kayak gorden, kalau ngetik sms atau update status di facebook tulisannya aneh minta ampun & bikin ch4p3k (read: capek) yang baca.
Kembali ngomongin soal adek gw…(bahagialah loe dek, karena loe akan ngetop setelah gw tulis di blog), dia itu cantik (inshaAllah kakak ikhlas), modis, tapi sayang masih lugu. Namun ke-luguannya itu seringkali menghibur kami kakak2 nya yang penuh kasih sayang ini. Kayaknya tuh kalau 1 hari dia gak nongol di whatsapp, kami kehilangan. Semoga dia tabah dengan kasih sayang kami. Etis gak ya…kalau gw sebutin namanya disini? *mikir*. Hmmm….okay.., sebut saja namanya Bunga (lho??). Bunga ini kalau menurut gw gadis yang baik, care sama orang tua, gak bandel, dan…uhuyy…udah bisa pacaran. Alhamdulillah di sekolah dia juga anak yang pintar, tapi entah kenapa kalau sedang berhadapan dengan kami kakak2 nya tiba2 dia berubah menjadi lemot. Ini sungguh misterius. Kami kadang bingung. Padahal dia sering mendengarkan tausiyah dari ust. Maulana. Tapi sampai sekarangpun belum banyak perubahan. Hmmm….apa mungkin karena dia perempuan jadi dia lebih cocok dengar tausiyahnya Mama dedeh? Entahlah.

Adikku sayang……,bunga…, (*halah..*) jangan kecil hati ya…dengan ke-usilan kakak2 mu ini. Apapun nasehat, candaan, atau keusilan lain yang kami lontarkan, bukan karena kami sok-sok an, tapi justru karena rasa peduli & sayang kami. Kami pengen…Bunga menjadi pribadi yang lebih kuat, kreatif, smart, mandiri, bertanggung jawab, bahkan jadilah jauh lebih baik dari kami. Makin bertambah usia kita, makin bertambah berat pula tantangan yang dihadapi. Jangan takut jatuh, jangan takut sakit. Karena dengan pernah terjatuh dan pernah sakit…itu membuktikan bahwa kita pernah berbuat, dan itu juga membuat kita belajar menjadi lebih bijak & hati2 agar tidak terjatuh lagi. (Ya Allah, Mudah2an dia ngerti dengan bahasa kiasan ku. Amin.)
O ya, dek…. (caellllaaa…kenapa gw kayak nulis surat), biar makin sukses jangan lupa sama Allah ya. Rajin sholat, rajin ibadah. Jadilah pribadi yang tetap rendah hati. Jauh dari Allah hanya akan membuat kita gagal dalam hidup ini. Silahkan kejar ambisi duniawi, tp jangan lupa akhirat. Hidup di dunia hanya 1 kali, karena itu…Use dunya to reach Allah, but don’t use Allah reach dunya (by: Yasmin M).
We love you, sista..! *hugs* 😉

Iklan
 
2 Komentar

Ditulis oleh pada 15 Agustus 2012 in Uncategorized

 

2 responses to “Adikku sayang…

  1. bluishgrey

    15 Agustus 2012 at 6:02 pm

    Mulut nganga, poni kayak gorden hahaha asli ngakak abis. Jadi kebayang klo kita ketemu trus ngobrol pasti wanda ketawa terus gara2 veli. Klo Wanda jilbabnya yg kyk gorden masih bisa dibilang alay ga? hi3. kerasa banget veli sayang sama bunga. bener banget, kepahitan itu jadi jln buat makin dewasa. semoga veli jd jalan datangnya pemahaman & kedewasaan buat bunga, amin..

     
    • Velina

      17 Agustus 2012 at 4:12 pm

      Amin. InshaAllah ya wanda.
      Hahaha….jilbab kayak gorden itu yg gimana tuh, wan? Coba wanda foto dulu, tar kirim lwt whatsapp. Hehehe…..

       

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: