RSS

HIKMAH

15 Agu

Manusia memiliki kekurangan dan kelebihan. Jadi, manusia tak ada yang sempurna.
Setiap kesenangan dan kesusahan pun tidak ada yang sempurna. Tak ada orang yang 100% hidupnya senang. Dalam setiap kesenangan kadang kita harus berhadapan dengan pengorbanan atau rintangan untuk meraih atau mempertahankannya.
Demikian pula dengan kesusahan, tak ada orang yang hidupnya 100% susah. Pasti tetap ada sisi bahagia atau positifnya.
Dulu aku berpikir, di saat aku lagi senang & bahagia menikmati sesuatu, kenapa ya…ada saja hal hal yang mengusik. Apakah Tuhan gak membolehkan aku benar2 menikmati kesenangan se-sempurna mungkin? Alhamdulillah akhirnya Allah ijinkan aku untuk menemukan arti dari semua itu.

Perumpamaannya seperti ini:
Jika kita (orang tua) membelikan mainan untuk anak dan itu merupakan mainan yang sangat diidamkannya, pastilah ia akan senang sekali. Tapi apa yang terjadi? Karena terlalu senang dengan mainan barunya, ia addicted…, sampai gak mau mandi, gak mau tidur,& lupa makan, dan lain lain. Tapi maunya main terus. Dimana hal2 tersebut akan membahayakan kesehatannya. Sebagai orang tua kita pasti khawatir melihat situasi ini, bahkan marah, tapi itu semata-mata karena kita sayang anak, kita gak mau dia sakit. Tindakannya, tentu kita akan mulai memberi peringatan pada si anak, dan kalau dia masih bandel juga…mungkin kita akan mengambil mainan itu supaya ia tidak addicted lagi, dan kembali disiplin dengan rutinitasnya.

Demikian juga dengan Allah, yang sangat menyayangi hambaNya. Allah tidak ingin kita terlena & addicted dengan kesenangan yang kita rasakan, karena itu Allah hadirkan masalah, atau sejenisnya. Tujuannya adalah, supaya disaat kita senang kita gak lupa sama Allah. Jadi, jangan lupa bersyukur.
Disaat susah pun, kita tidak 100% susah. Pasti di sisi lain masih ada kesenangan yang tetap bisa kita rasakan. Itu juga karena Allah sayang hambaNya. Allah ingin kita tetap bersukur dan bersabar.

Di dunia ini tidak ada yang sempurna. Namun segala ketidaksempurnaan itu Allah jadikan agar menjadi jalan bagi kita untuk tetap dekat denganNya, sehingga kelak kita dapat menikmati kesempurnaan yang abadi.

Iklan
 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 15 Agustus 2012 in Uncategorized

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: