RSS

I Love You

18 Jan

Jadi ceritanya waktu itu aku pas weekend terserang sakit kepala (langganan), sehingga kita gak jadi jalan-jalan. Sebenarnya anak2 & abinya sih gak masalah ya…karena kita tu juga termasuk pencinta rumah. Yah…kadang menghabiskan waktu di rumah sama anak-anak di saat weekend itu rasanya “cetaaaarrr membahana”, hehehe….karena ada Abi di rumah.  Tapi entah kenapa…aku tuh kalau sakit kepala itu bawaannya susah sabar gitu. Fiiiuuuhhh…gak ok banget nih, harus diperbaiki. Jadi semua orang di rumah tuh bisa “kecipratan”. Alhamdulillah, Abi nya anak2 udah paham banget dgn kondisi yang kayak gini. Kadang…, dengan segala kebijaksanaannya, beliaupun menegur (mengingatkan) aku.
Dan di keesokan pagi harinya, alhamdulillah aku udah merasa baikan. Di pagi itu ada percakapan kecil kami yang mengesankan sekali buat aku, berikut petikannya:

Abi: gimana mi, masih sakit kepalanya?

Umi: alhamdulillah udah sembuh, bi.
Abi: alhamdulillah. Mudah2an umi sehat terus. I love you, mi. Jaga kesehatan umi ya…, biar kita bisa sama-sama terus.
Umi: (tiba2 terharu…, diam-diam netesin air mata). I love you too, abi. InshaAllah.

“….biar kita bisa sama-sama terus”. (Kalimat ini terus terngiang-ngiang di ingatanku,…terasa dalam)

‘Ya Allah, raga kami yang saat ini senantiasa berdekatan, mungkin suatu hari akan tiba saatnya untuk berpisah. Namun jadikanlah hati dan jiwa kami tetap dekat selamanya.”

“Ya Allah, cinta yang ada di hati kami jangan biarkan menjadi cinta yang buta, sehingga kami mampu  melihat bahwa cinta yang indah ini sesungguhnya adalah wujud cintaMu pada kami.”

“Ya Allah, jadikan bagi kami hanya ada satu alasan untuk saling mencintai yaitu cinta karena Allah. Dan jadikanlah cinta ini untuk selamanya.”

“Ya Allah, jadikanlah cinta ini sebagai penguat ikatan hati kami kepadaMu, bukan malah menjadikan kami lalai mengingatMu.”

Umi sayang Abi, karena Allah.

Iklan
 
2 Komentar

Ditulis oleh pada 18 Januari 2013 in Uncategorized

 

2 responses to “I Love You

  1. bluishgrey

    22 Januari 2013 at 6:17 pm

    daleeeem…Allahumma amin. penyabar banget sih si abi. memang Allah tuh ga pernah salah pilih ya, emak2 bawel kyk kita dikasi suami yg tabah hehehe. happy ever hereafter ya, insha Allah 🙂

     
    • Velina

      22 Januari 2013 at 7:23 pm

      Alhamdulillah, iya nih. Emang Allah yg paling tau kita, jadi dipilihin yg terbaik buat kita. Makasi umi udah bantu meng-amin kan doanya. Allahumma aamiin.

       

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: