RSS

Raziq pun bertanya….tentang Allah

13 Jun

Beberapa minggu terakhir ini Raziq udah mulai rajin sholat, maksudnya; dia udah gak banyak nolak lagi kalau diajak sholat. Padahal sebelumnya nih, kalau diajak sholat kadang mau kadang nggak. Kalau lagi nggak mau, lucu-lucu aja alasannya.

Umi: ziq, sholat yuk! | Raziq: gak ah, kan udah kemaren.| ….atau….

Abi: raziq ikut sholat yuk sama Abi! | Raziq: raziq lagi gak sholat, bi. (niruin jawaban umi kalau lagi gak sholat)|

Nah, alhamdulillah kalau sekarang liat kita mau sholat, malah Raziq yg minta ikut sholat juga. Trus, dia bakal ke kamar mandi buat berwudhu, sambil bilang gini: “tungguin Raziq ya, mi. mau wudhu dulu.” Fiiiuuuhh…..denger dia bilang begitu rasanya senaaaanggg….sekali. Raziq belum hafal bacaan sholat, paling cuma Alfatihah dan bacaan takbir. *masih jadi pe-er panjang umi & abi nih..* .Setelah selesai sholat, Raziq juga mulai terbiasa berdoa. Doanya bahasa Indonesia aja. hehehe…. dalam doanya, dia selalu doain Abi, Umi, dek Raisha, dan dirinya sendiri, tak lupa diawali dengan: “Ya Allah,……………..(berbagai permintaannya sesuai kondisi dan lagi kepengen apa. hihihi…)”. Syukurnya lagi, raziq itu mulai mau sholat karena kemauannya sendiri. Kami selalu mengajak, tapi tak memaksa. Dengan bujukan, “biar Raziq disayang Allah”.

Dan…tentang “Allah”, sejak umurnya sekitar 2th-an, kami mulai memperkenalkan Allah. Misalnya, yg buatkan mata untuk Raziq siapa? Allah. Yang buatkan tangan untuk Raziq siapa? Allah…, dan seterusnya. Tanpa disadari, ternyata selama ini Raziq mungkin sedang menyimpan tanda tanya besar dalam kepalanya: “Allah itu seperti apa ya?”

Jadi, beberapa hari yang lalu usai sholat magrib bersama ku, seperti biasa Raziq pun berdoa (versi dia sendiri, hehehe…). Trus, tiba2 dia nanya gini:

Raziq: Mi, Allah itu kayak apa?

Umi: Allah, itu Maha besar, maha bisa segalanya, maha indah.

Raziq: Allah sekarang lagi ngapain? Allah lagi geser-geser apa? (*dia pikir Allah sama isengnya kayak dia yang suka geser2 kursi ksana kemari. hihihi…*)

Umi: Allah sekarang lagi senang liat Raziq abis sholat sama Umi. Allah selalu melihat Raziq, Umi, Abi, Raisha, dan semua orang. Allah selalu mengawasi kita, apapun yang kita buat. misalnya: kalau Raziq lagi baik, Allah liat. Raziq lagi banyak tingkah pun Allah tahu, karna Allah selalu melihat.

Raziq: Mi, Allah lagi ada dimana ya?

Umi: (mulai pusing, mencari penjelasan yg bisa dia mengerti)….hmmm…Allah lagi di Surga.

Raziq: surga itu dimana, mi?

Umi: (makin pusing…, ) surga itu jauuuuhhh sekali. Raziq ingat gak kalau lagi naik pesawat?

Raziq: iya. Raziq terbang tinggiiiiiiiiiiiii sekali….

Umi: Nah…, surga itu lebih tinggiiiii….lagi dan lebih jauh lagi diatas sana.

Raziq: Surga itu kayak apa? Ada apa aja disana.

Umi: nak, surga itu tempat yang paliiiiing bagus. semua yang Raziq mau dan suka ada disana.

Raziq: Umi udah pernah ke surga?

Umi: (jlebb)…. belum sayang, tapi Umi juga pengen banget kesana. Umi pengen ketemu sama Allah. Raziq mau juga?

Raziq: iya, Raziq juga pengen liat Allah. (MashaAllah…dia benar2 penasaran pengen liat Allah itu seperti apa)

Umi: kalau gitu Raziq harus rajin sholat terus yah, nak. Jadi anak sholeh, baik budi, rajin belajar. Ok?!

Raziq: iya, Mi.

Aku sungguh terharu dengan pertanyaan2 raziq, sekaligus bersyukur sekali pada Allah, yg telah menitipkan amanah yang luar biasa. Aku amat sangat butuh Allah untuk memberiku kekuatan & kebijaksanaan dalam mendidik dan membesarkannya agar kelak dia bisa memenuhi keinginannya untuk bertemu Allah, dengan menjadi hamba yang sholeh yang dicintai Allah.

Aku juga terharu, anak sekecil dia bisa punya rasa penasaran yang besar tentang Allah, tentang surga. Bagaimana dengan kita orang dewasa?? Mengaku cinta Allah, padahal masih cinta dunia. Mengaku cinta Allah, tapi lebih cinta berbuat dosa. Mengaku ingin masuk surga, tapi sering tak sadar kalau sedang memperbesar peluang masuk neraka. Ampun Ya Allah. Diri ini pun masih bergelimang dosa, kalau bukan Engkau yang mengampuni…sungguh kami termasuk orang yang merugi.

Sungguh, Umi tidak lebih baik daripada Raziq.

 

Iklan
 
4 Komentar

Ditulis oleh pada 13 Juni 2013 in Uncategorized

 

4 responses to “Raziq pun bertanya….tentang Allah

  1. diana safitri

    14 Juni 2013 at 3:31 pm

    Semoga Raziq jd anak yg sholeh, pintar dan menjadi anak kebanggaan abi n umi 🙂

     
    • Velina

      14 Juni 2013 at 5:07 pm

      Allahumma Aamiin. Makasi tante Ian. 🙂

       
  2. bluishgrey

    14 Juni 2013 at 3:33 pm

    huaaa..veli, jleb banget..beruntungnya dirimu punya anak soleh kayak raziq..anak2 tuh bikin kita belajar byk ya..semoga jadi jalan umi abi ke surga..kiss kiss buat raziq & raisha

     
    • Velina

      14 Juni 2013 at 5:04 pm

      Alhamdulillah. Semoga Allah selalu menuntun kami untuk membimbing anak2 sesuai yg agar menjadi hambaNya yg sholeh. Aamiin. Kiss banyak2 juga buat tante wanda, kak Za, dan abang Zi.

       

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: